warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Tarekat




Tarekat




Tarekat berasal dari kata 'thariqah' yang artinya 'jalan'. Jalan yang dimaksud di sini adalah jalan untuk menjadi orang bertaqwa, menjadi orang yang diredhoi Allah s.w.t. Secara praktisnya tarekat adalah kumpulan amalan-amalan lahir dan batin yang bertujuan untuk membawa seseorang untuk menjadi orang bertaqwa.

Ada 2 macam tarekat yaitu tarekat wajib dan tarekat sunat.

  1. tarekat wajib, yaitu amalan-amalan wajib, baik fardhu ain dan fardhu kifayah yang wajib dilaksanakan oleh setiap muslim. tarekat wajib yang utama adalah mengamalkan rukun Islam. Amalan-amalan wajib ini insya Allah akan membuat pengamalnya menjadi orang bertaqwa yang dipelihara oleh Allah. Paket tarekat wajib ini sudah ditentukan oleh Allah s.w.t melalui Al-Quran dan Al-Hadis. Contoh amalan wajib yang utama adalah shalat, puasa, zakat, haji. Amalan wajib lain antara lain adalah menutup aurat , makan makanan halal dan lain sebagainya.
  2. tarekat sunat, yaitu kumpulan amalan-amalan sunat dan mubah yang diarahkan sesuai dengan 5 syarat ibadah untuk membuat pengamalnya menjadi orang bertaqwa. Tentu saja orang yang hendak mengamalkan tarekat sunnah hendaklah sudah mengamalkan tarekat wajib. Jadi tarekat sunnah ini adalah tambahan amalan-amalan di atas tarekat wajib. Paket tarekat sunat ini disusun oleh seorang guru mursyid untuk diamalkan oleh murid-murid dan pengikutnya. Isi dari paket tarekat sunat ini tidak tetap, tergantung keadaan zaman tarekat tersebut dan juga keadaan sang murid atau pengikut. Hal-hal yang dapat menjadi isi tarekat sunat ada ribuan jumlahnya, seperti shalat sunat, membaca Al Qur’an, puasa sunat, wirid, zikir dan lain sebagainya.

Hubungan antara tarekat dengan wirid/zikir

Salah satu amalan tarekat adalah wirid/zikir yang dibaca secara teratur dengan disiplin tertentu. Wirid ini diberikan/didiktekan oleh Rasulullah kepada pendiri tarekat tersebut melalui yaqazah (pertemuan secara sadar/jaga). Fungsi wirid ini adalah sebagai penguat amalan batin pada para pengamal tarekat tersebut.

Tautan

Macam-macam tarekat yang pernah ada

=== sekian ===

Tarekat Mu'tabaroh

Assalaamu 'alaikum wr wb

kawandejati yang saya hormati,
Mengapa tarekat Syadziliyah tidak tercantum dalam urutan tarekat yg pernah ada ? Padahal di Indonesia tarekat Syadziliyah termasuk tarekat yg mu'tabaroh...

Mohon penjelasannya, sekian dan terimakasih :-)

tinggal ditambahkan infonya

Silahkan ditambahkan informasi mengenai tarekat saziliah. Kalau ada websitenya dan kontaknya akan sangat bagus :)

Mohon Tawsiahnya

Salam Tadzim,

Saya berjumpa dengan seseorang, Kakah, begitulah ku sapa dirinya...
"...sejak usia 20 tahunan ia telah meninggalkan dunia ramai, usia yang cukup muda pada zamannya. 43 tahun lebih ia berpuasa, dalam setahun hanya di hari tasyrik saja ia tak berpuasa. Selain sholat 5 waktu yang wajib, tiap hari ia melakukan seluruh sholat sunnah, sunnah-sunnah nawafil, tanpa kealpaan. Begitulah Kakah dalam kesendiriannya bermunajat mengejar CintaNya".

Kini usianya telah mencapai 69 tahun. Tak ada keinginan insaniyah kecuali terus riyadhoh, bermunajat menanti jawaban yang dijanjikanNya. Kini beliau sedang riyadhoh di Gunung Halimun Sukabumi...
Jika saya diperkenankan bertanya ke Antum, "Kakah" termasuk dalam kategori apa?
Sufikah, Walikah, Ulamakah atau apa?

Mohon dengan keridhoannya Antum dapat menjawab pertanyaan bodoh saya ini...

Wassalam,
-al faqir

http://revolusiana.blogspot.com/2010/05/blog-post.html

Guhali IP, SUFFAH, Revolusiana

dia bukan apa-apa..,

dia bukan apa-apa..,

kecurigaan terhadap sesuatu hal, membuatku takabur

persoalan syariat
selalu menjebakku ke hal2 negatif
biarkan seseorang percaya terhadap keyakinanx

bukan siapa-siapa

Syari'at tanpa + = Sampul tanpa judul dan tanpa isi.

Istiqomah adalah yang terbaik.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer