Sejarah

Kisah 3 orang yang terjebak di gua

Submitted by admin on Thu, 2009-04-02 18:00

Dari ‘Abdullah bin ‘Umar radhiallaahu ‘anhuma, dia berkata : “aku mendengar Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda : ’ada tiga orang yang hidup sebelum kalian berangkat (ke suatu tempat) hingga mereka terpaksa harus menginap di sebuah gua, lalu memasukinya. Tiba-tiba sebuah batu besar runtuh dari arah gunung lantas menutup rongga gua tersebut.

Nabi Musa Kembali ke Tanah Suci (bagian 4)

Submitted by admin on Thu, 2009-02-05 14:53

Padang Tih

Bani Israil pun mengembara di padang tandus--Padang Tih itu--sebagai akibat kesombongan mereka. Tapi karena kasih sayang ALLAH, berkat dari adanya para rasul dan orang-orang shalih di antara mereka, bantuan ALLAH pun senantiasa tercurah. Ketika mereka kehausan, ALLAH mewahyukan pada Nabi Musa untuk memukul batuan dan terpancarlah dua belas mata air untuk tiap suku Bani Israil. Mereka pun minum di situ. Ketika mereka lapar, mereka meminta pada Nabi Musa agar ALLAH menganugerahkan makanan. Maka ALLAH pun mengirimkan Manna dan Salwa.

Nabi Musa Kembali ke Tanah Suci (bagian 3)

Submitted by admin on Fri, 2009-01-23 14:49

Semasa di Mesir lebih dari 400 tahun, sebagian orang-orang Bani Israil telah terpengaruh penyembahan berhala yang dilakukan oleh orang Mesir. Bahkan sebagian mereka (Bani Israil) juga mempraktekkan sihir. Salah satu berhala bangsa Mesir yang utama berbentuk sapi. Karena itulah, mereka meminta Nabi Musa as. membuatkan untuk mereka berhala untuk disembah ketika melanjutkan perjalanan, setelah dibebaskan ALLAH dari cengkeraman Fir'aun. Nabi Musa as. mengecam keras perbuatan mereka itu. Baru saja melihat keajaiban besar berupa terbelahnya lautan, mereka sudah akan menyekutukan ALLAH.

10 Nabi Musa berdakwah pada Fir'aun

Submitted by admin on Thu, 2009-01-15 15:12

Setibanya di Mesir, Nabi Musa dan Nabi Harun alaihimassalam menghadap Fir'aun dan menyampaikan kalimat Tuhan padanya dengan lemah lembut, sesuai perintah Tuhan. Mereka meminta Fir'aun menyembah ALLAH. Fir'aun menolak dan berniat mencelakakan Nabi Musa dan Nabi Harun as. Nabi Musa menyela dan beliau menunjukkan dua mukjizat yang dianugerahkan ALLAH, yaitu tongkat yang berubah jadi ular dan tangan yang bercahaya. Fir'aun menuduh Nabi Musa seorang penyihir dan hendak melawannya dengan sihir pula. Maka dikumpulkanlah ahli-ahli sihir terbaik di Mesir untuk melawan Nabi Musa as.

09 Nabi Musa berbicara dengan ALLAH

Submitted by admin on Thu, 2009-01-15 15:12

Ternyata sumber api ada di Lembah Thuwa. Di sana Musa melihat api yang menyala pada suatu pohon yang berwarna hijau, tetapi anehnya pohon tersebut tidak terbakar. Lalu ALLAH berbicara langsung kepada Musa, menyuruhnya melepaskan terompah (karena lembah tersebut suci) dan mendengarkan firman Tuhannya. Di sana Tuhan telah memuliakannya, memilih beliau sebagai seorang rasul-Nya, memerintahkan untuk menyembah-Nya dan mendirikan shalat untuk mengingat-Nya.

08 Nabi Musa Hijrah ke Madyan

Submitted by admin on Thu, 2009-01-15 15:11

Ketika dewasa, Musa (belum diangkat menjadi nabi) tidak sengaja membunuh seorang penduduk asli Mesir yang berkelahi dengan seorang Bani Israil. Karena takut pada Fir'aun yang murka, Musa lari keluar Mesir dan sampai di negeri Madyan. Di sana beliau bertemu dengan puteri-puteri Nabi Syu'aib as. yang sedang kesulitan memberi minum ternaknya. Beliau menolong mereka dengan mengangkat batu penutup sumur yang hanya bisa diangkat sepuluh laki-laki. Beliau adalah seorang yang bertubuh tegap dan bertenaga sangat kuat.

07 Lahirnya Nabi Musa as.

Submitted by admin on Thu, 2009-01-15 15:11

Nasab: Musa bin Imran bin Qahits bin Azir bin Lawi bin Ya'qub as. Menjelang kelahiran Nabi Musa as., Fir'aun mendapat mimpi adanya nyala api yang besar dari arah Baitul Maqdis yang menyambar Mesir. Tapi yang terkena hanya penduduk asli Mesir. Bani Israil tidak ada seorang pun yang kena. Fir'aun meminta pendapat para ahli sihir dan ahli nujum, yaitu para penasehat dekatnya. Mereka berkata, akan segera lahir seorang anak lelaki di kalangan Bani Israil yang akan meruntuhkan kerajaan Fir'aun.

06 Kisah Nabi Yusuf

Submitted by admin on Wed, 2009-01-14 13:10
Yusuf yang paling tampan dan paling disayang oleh ayahnya menjadi sasaran iri hati sepuluh orang saudara-saudara lelakinya lain ibu (kecuali Bunyamin yang satu ibu dengan Yusuf). Mereka berencana mencelakakan Yusuf. Awalnya mereka berencana membawa Yusuf keluar dan membunuhnya. Tetapi oleh saran Yahudza (yang sebenarnya menyayangi Yusuf), akhirnya mereka mengubah rencana dengan membuang Yusuf ke suatu sumur agar diambil oleh kafilah dagang yang melewati daerah tersebut. Rencana mereka tersebut dilaksanakan dan berhasil.

05 Nabi Ya'kub

Submitted by admin on Wed, 2009-01-14 13:06
Nabi Ya’kub menikahi dua puteri pamannya, Laban, yang bernama Layya (Lea) dan Rahil (Rachel). Dari Layya Nabi Ya’kub memperoleh anak-anak: Rubail (Ruben), Syam’un (Simeon), Lawi (Lewi), Yahudza (Yahuda, dari nama inilah diambil nama Yahudi), Yasakhir, Zabilun dan Dina (satu-satunya perempuan). Dari Rahil Nabi Ya’kub memperoleh dua putera: Yusuf dan Bunyamin. Setelah melahirkan Bunyamin, Rahil wafat. Beliau juga memperistri budak istri-istrinya: Zulfa dan Balha. Dari Balha Nabi Ya’kub memperoleh Dan dan Naftali. Dari Zulfa beliau memperoleh Jaad dan Asyir.