• warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.
  • warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Karamah

Ummu Aiman r.a.




Ummu Aiman r.a.




Tsabit, Abu 'Imran al-Juni, dan Hisyam bin Hisan menceritakan bahwa Ummu Aiman 
hijrah dari Mekkah ke Madinah tanpa membawa bekal sedikit pun. Sesampai di Rauha, 
ia didera haus yang amat sangat. Kemudian ia mendengar desiran yang sangat keras 
di atas kepalanya. Tiba-tiba ada timba yang menjulur dari langit dengan tali timba 
berwarna putih. Ia menggapai timba itu dan memegangnya, kemudian minum sampai puas. 
Ummu Aiman berkata, "Setelah meminumnya, aku berpuasa di hari yang sangat 
panas. Lalu aku berputar-putar di bawah terik matahari yang bisa membuatku dahaga, 
tetapi aku tidak merasakan dahaga lagi" (Riwayat Al-Baihaqi). Cerita ini 
juga diriwayatkan oleh Ibnu Muni` dalam musnadnya dari jalur sanad yang 
lain.

Artikel ini adalah bagian dari buku Kisah Karomah Wali Allah karangan Syekh Yusuf bin Ismail an Nabhani

Kisah Murid Syekh Junaid #2

Salah seorang murid Junaid menyendiri di sebuah tempat yang terpencil di kota Bashrah. Suatu malam, sebuah pikiran buruk terlintas di dalam hatinya. Ketika ia memandang ke dalam cermin terlihatlah olehnya betapa wajahnya telah berubah hitam. la sangat terperanjat. Segala daya upaya dilakukan untuk membersihkan wajahnya tetapi sia-sia. Sedemikian malunya dia sehingga tidak berani menunjukkan mukanya kepada siapa pun. Setelah tiga hari berlalu, barulah kehitaman wajahnya kembali normal sedikit demi sedikit.

Kisah Murid Syekh Junaid

Seorang murid mengira bahwa dirinya telah mencapai derajat kesempurnaan. "Oleh karena itu lebih baik aku menyendiri", ia berkata di dalam hatinya. Maka pergilah ia mengasingkan diri di suatu tempat dan untuk beberapa lamanya berdiam di sana. Setiap malam beberapa orang yang membawa seekor unta datang kepadanya dan berkata: "Kami akan mengantarmu ke surga". Maka naiklah ia ke atas punggung unta itu dan mereka pun berangkat ke suatu tempat yang indah dan nyaman, penuh dengan manusia-manusia gagah dan tampan, di mana banyak terdapat makanan-makanan

Warisan para Awliya

Fariduddin Al-Attar, Warisan para Awliya

Kisah-kisah Karamah Wali Allah

Buku ini judul aslinya adalah Jami' Karamat al-Aulia'. Buku ini diterbitkan beberapa kali di Indonesia dalam beberapa judul, antara lain Kisah-kisah Karamah Wali Allah dan Mukjizat Para Wali Allah. Pengarangnya adalah Yusuf bin Ismail an-Nabhani.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer