Surga yang didahulukan : Al Jannatul Ajilah

Submitted by admin on Sun, 2006-12-31 11:56

Ada satu nih yang menurut saya nyambung Pak...
Jika kita menyayangi seseorang yang berada di bumi, maka ahli langit akan menyayangi kita juga..
"Irhamuu man fil ardli, yarhamkum man fissamaa".....
Dari keterangan tersebut kita bisa melihat bahwa jika kita(manusia) saling menyayangi (tentunya atas dasar Islam) maka ahli langit (malaikat dan yang lainnya) akan menyayangi kita...
Mudah-mudahan kita saling menyayangi atas dasar karena Allah... Amin...

ahli langit => malaikat, ruh nabi dan rasul, ruh syuhada, ruh wali-wali Allah.

Hm...kalau disayangi ama mereka (ahli langit/alam ghaib) betapa beruntungnya kita. Ketika setan hendak membisikkan hal-hal yang jahat, mereka menolong kita dengna membisikkan yang baik-baik.

Hm...agar ahli langit menyayangi kita salah satu jalannya adalah menyayangi ciptaan Allah di muka bumi karena Allah.
Kunci terpentingnya adalah KITA MENCINTAI ALLAH terlebih dahulu. Dg kecintaan kepada Allah, maka otomatis akan lahir cinta kepada makhluk ciptaanNya.

Persoalannya adalah: Bagaimana kita dapat mencintai Allah?

Menempuh jalan menuju Allah amat sukar dan banyak rintangan serta jebakannya.
Kita hanya mampu menempuhnya kalau ada yang memandu.

Siapakah yang mampu memandu manusia menuju Allah?

ITULAH DIA GURU MURSYID :)

Tulisan yang lebih komprehensif bisa dibaca di:
http://sufipejuang.wordpress.com/2008/01/14/guru-mursyid-dan-kecelakaan…
http://whasid.wordpress.com/2007/09/18/petunjuk-allah-di-setiap-zaman/
http://whasid.wordpress.com/2007/08/16/siapakah-mujaddid-di-kurun-ini/

Memang lumayan banyak cara yang bisa ditempuh oleh kita untuk mendapatkan cinta Allah. Namun, dalam suatu keterangan ulama mengegaskan jikalau ada seseorang yang bertanya apakah kita cinta kepada Allah. Kita dianjurkan untuk diam. Jikalau kita menjawab iya, maka kita tidak akan menemukan ciri-ciri orang yang "Hub" (cinta) kepada Allah di dalam diri kita. Namun, jika kita menjawab tidak, maka apalah artinya keimanan kita kepada Allah. Mudah-mudahan sedikit memberikan informasi...

Salam
Jaelani

Saudara Jaelani kalau boleh tahu, siapa ulama yang ada maksudkan itu...?
Dan cara yang anda katakan "lumayan" banyak itu saya ingin tahu juga. Bisa disebutkan diantaranya apa saja, dan bagaimana melakukannya?
Satu lagi pertanyaan saya untuk bapak2 semua, apakah tanda2 seseorang itu sudah cinta Allah?

-reader-

Yang saya baca dari kitab referensi Syarah Qomi'uththughyan halaman 5, ulama yang telah berkata tentang jawaban ketika kita ditanya apakah kita beriman kepada Allah adalah Syekh Fudleil Bin 'Iyad. Setahu saya beliau adalah seorang ulama yang sering memberikan keterangan dalam hal nasihat kepada hamba Allah (kitab Nashoihul 'Ibad). Dalam halaman yang sama juga diutarakan ciri-ciri seseorang yang mencintai Allah. Telah berkata Syekh Sahal:
"Dari sebagian tanda cinta kepada Allah adalah mencintai Al-Qur'an, dan dari sebagian tanda mencintai keduanya (Allah dan Al-Qur'an) adalah mencintai Nabi, dan dari sebagian tanda cinta kepada Nabi adalah cinta terhadap sunnah Nabi, dan dari sebagian tanda cinta kepada sunnah Nabi adalah hubbulakhiroh (mencintai akhirat), dan dari sebagian tanda mencintai akhirat adalah membenci dunia, dan dari sebagian tanda membenci dunia adalah tidak mengambil dari dunia melainkan hanya untuk perbekalan nanti ke akhirat"
Dari keterangan tersebut, kita bisa tahu bahwa cara yang ditempuh untuk bisa mencintai Allah ada beberapa cara. Tentunya jika kita melakukan hal terakhir dari urutan tersebut (mengambil dari dunia melainkan hanya untuk perbekalan nanti ke akhirat) berarti kita sebenarnya telah mencintai Allah. Namun, saya rasa secara pribadi hanya orang yang memang benar-benar telah mendapatkan hidayah Allah saja yang bisa melakukannya. Di sini lah mahalnya hidayah yang Allah berikan, bahkan Nabi-pun sendiri tidak bisa memberikan hidayah kepada pamannya (baca : Abu Tholib).
Wabillahi taufiq walhidayah....
Allahummahdinaa.........

Benar sekali mas, syarat pertama untuk mencintai Allah adalah mendapat hidayah dari Allah. Mengenai syarat-syarat lain agar bisa mencintai Allah bisa dibaca di sini: http://kawansejati.ee.itb.ac.id/05-02-lapan-syarat-taqwa

Selanjutnya,
memang ada banyak jalan menuju Cinta Allah (Cinta Allah adalah salah satu sub dari TAQWA). Itu jelas disebutkan dalam Al Quran Surat Al Maidah ayat 35.

"Wahai orang mukmin, hendaklah kamu bertaqwa kepada Allah, hendaklah kamu mencari wasilah atau jalan untuk sampai bertaqwa pada Tuhan dan hendaklah kamu berjuang pada jalannya,moga-moga kamu mendapat kemenangan ( di dunia dan di Akhirat)." ( Al Maidah:35)

uraian ayat tersebut secara komprehensif bisa di baca di:
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/07-01-wasilah-jalan-mendapatkan-taqwa
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/07-02-jalan-wasilah
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/07-03-jalan-jihad-berjuang

Terakhir,
kalau mau ketemu Ulama Besar di zaman ini dan mendapatkan panduan secara komprehensif mengenai jalan menuju Cinta Hakiki untuk permulaan bisa baca biografi beliau di:
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/abuya-ashaari-muhammad-pemimpin-paling-…
http://kawansejati.ee.itb.ac.id/abuya-putera-bani-tamim

wabihi wallahu a'lam

Kalau versi saya, ulama besar yang masih punya peranan di kalangan masyarakat dan senantiasa selaras dengan ajaran yang disampaikan Nabi ada di Pondok-Pondok Pesantren Salafy baik itu di daerah Sunda dan Jawa. Yang saya tahu sih, memang beliau-beliau tidak terkenal karena tidak mengenal dunia internet seperti kita ini. Jika dilihat dari segi amal ibadah yang dilakukan, beliau-beliau masih termasuk salah satu penyokong bumi ini lah (kan bumi ini tidak akan berdiri jikalau tidak ada orang yang sholeh). Namun, terima kasih atas infonya walaupun saya belum tahu pasti siapa Syekh Abuya Ashaari. Tapi dilihat dari diskusi orang-orang yang disini saya merasa cocok ko. Abuya itu kan setara ajengan atau kiyai kalo di daerah Sunda dan Jawa. Terima kasih kepada penyedia kawansejati.ee.itb.ac.id ini, jujur sejak pertama kali ke Bandung ini, saya mencari-cari fasilitas seperti ini. Tapi satu lagi nih, hobi saya di kegiatan Bahasa Arab masih belum tersalurkan di dunia maya. Ada yang pernah tahu gak forum-forum yang berdiskusi tentang Bahasa Arab?? Atau bentuk gimana lah?? Pengen belajar.......

Add new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Filtered HTML

  • Allowed HTML tags: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type='1 A I'> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id='jump-*'> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

PingBack