warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Waktu Berkuasa Jangan Merasa Diri Luarbiasa







Waktu Berkuasa Jangan Merasa Diri Luarbiasa




Waktu Berkuasa Jangan Merasa Diri Luarbiasa

 

Waktu kau di atas takhta

Engkau merasa diri manusia luarbiasa

Di waktu duduk dimercu...ketinggian

Engkau tidak sedar diri

Engkau membuat sesuka hati

Apa yang team... engkau buat semuanya elok belaka

Sistem perlembagaan engkau puji

Sistem kehakiman engkau pertahankan

Undang-undang ISA engkau kata perlu lagi, demi keselamatan negara

Engkau biarkan Islam dinodai

Maksiat-maksiat dan kemungkaran bila ditegur, engkau katakan jangan ekstrim

Ini zaman IT

Perjuangan ulama engkau pandang sepi

Engkau sindir mereka, engkau pandang sinis

Engkau lupa Allah yang Maha Kuasa

Engkau lupa diri yang tiada kuasa

Tiba-tiba dengan mengejut engkau dibuang dari takhta

Engkau macam cacing kepanasan

Atau macam kera yang dikacau di dalam kurungan

Terlonta-lonta ke sana, terlonta-lonta ke sini

Demi meraih simpati orang ramai

Engkau pun melaungkan reformasi

Engkau katakan  keadilan sudah tiada lagi

Demokrasi sudah mati

Undang-undang dan ISA menafikan hak asasi manusia

Batalkan dengan segera

Reformasi, reformasi, reformasi

Engkau cuba menipu rakyat

Di waktu masih di atas takhta

Apa yang dijalankan oleh pemerintah baik belaka

Dasar pemerintah perlu didokong bersama

Undang-undang ISA masih perlu lagi, demi keselamatan rakyat

Sekarang apa telah terjadi?

Senjata makan diri

Engkau sangka hendak memerangkap orang

Rupanya kena pada diri sendiri

Duduk di dalam kandang seorang diri

Tanpa isteri

Baru sedar mana ada kuasa

Ingatlah Allah yang Maha Kuasa

 

9.10.98

Selepas Asar

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer