warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Usiaku Telah Lanjut







Usiaku Telah Lanjut




Usiaku Telah Lanjut

 

Usiaku telah lanjut, menjangkau enam puluh

Usiaku telah sampai ke hujung, macam matahari di waktu Maghrib

Tidak mungkin patah ke belakang lagi

Masa yang berlalu, tetap berlalu dan terus berlalu

Oh! Sedihnya aku, hampir seluruh hidupku aku sia-siakan

Tidak ada ibadah yang sempurna aku lakukan

Tidak ada bakti kepada manusia yang boleh dibanggakan

Masaku aku habiskan dengan dengan makan minum, tidur, rehat dan dalam kelalaian

Buang-buang masa yang tidak keruan

Berjalan-jalan yang tidak tentu haluan

Aduh! Seluruh perjalanan hidupku hampir ke Neraka daripada ke Syurga

Kakiku lebih banyak kulangkahkan ke Neraka dari ke Syurga

Entah beberapa langkah lagi kakiku yang tinggal

Aku bimbang apakah langkah yang baki ini menghala ke Syurga atau ke Neraka

Aku tidak pasti

Tuhanlah yang lebih mengetahui

Aku hendak tebus kembali, tidak mungkin lagi

Usiaku telah lanjut

Segala tenagaku yang fresh telah hilang

Tenaga yang sedikit dan lemah ini

Tidak mampu lagi membuat kerja-kerja yang gemilang

Oh sedihnya! Aku telah mensia-siakan umurku

Tidak ada lain jalan melainkan jaminanmu ya Allah!

Aku serahkanlah diriku pada-Mu ya Allah yang penuh dengan dosa-dosa ini

Aku menyesal Tuhan!

Aku kesal dengan perbuatanku itu!

Keampunan-Mu yang kuharapkan

Kemaafan-Mu yang aku minta!

Kalau boleh keredhaan-Mulah yang aku pinta

Jika Engkau azab aku, aku ini kan hamba-Mu jua

Jika Engkau ampunkan aku

Kebesaran-Mu tetap sempurna tidak ada kurangnya

Ampunkanlah aku Tuhan!

Kalaupun bukan dengan rahmat-Mu tapi dengan kemaafan-Mu Tuhan!

 

23.5.97 (16 Muharram 1418)

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer