warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Selagi Ada Nyawa Di Badan







Selagi Ada Nyawa Di Badan




Selagi Ada Nyawa Di Badan

 

Selagi ada nyawa di badan

Cita-cita Islamku tidak akan padam

Selama mana darah masih mengalir

Perjuanganku tetap akan mengalir macam air

Selama darahku masih merah aku tidak akan menyerah kalah

Selama mataku belum pejam

Akal masih boleh berfikir

Jiwaku masih berperasaan

Perjuanganku tidak akan aku abaikan

Selama mana aku masih boleh bernafas

Maka perjuanganku belum tumpas

Cita-cita perjuanganku tidak akan pudar

Bahkan dia tetap segar dan subur

Jiwa perjuanganku tetap berbunga dan berbunga

Islam adalah hidup matiku

Kalau aku tidak perjuangkan, aku membiarkan diriku

Orang yang membiarkan dirinya

Orang yang ingin hidup di dalam kematiannya

Cuba gambarkan kalau orang itu mati

Mati di dalam kematian itulah jawapannya

Orang yang tidak memperjuangkan cita-citanya

Orang itu telah mati sebelum kematiannya  

Bangkai bernyawa yang tidak ada nilainya

 

Selepas Asar

19.5.97 ( Muharram 1418)

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer