warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Pencinta Tuhan Di Malam Sepi







Pencinta Tuhan Di Malam Sepi




Pencinta Tuhan Di Malam Sepi

 

Di waktu malam sepi, senyap sunyi

Suasana hening, sejuk menyucuk tulang

Hanya suara dengkuran manusia yang memecah sunyi

Sekali-sekala kedengaran suara anjing-anjing liar di waktu malam sepi

Di waktu itu pencinta Tuhan bangun dengan penuh tenang

Membersihkan diri, berpakaian bersih

Bertelut dan berlutut, berdiri dan sujud berulang-ulang kali sepuas hati

Berzikir, bertahmid, bertakbir dan bertasbih

Puja dan puji disemarakkan, munajat membisikkan, melahirkan cinta

Merafakkan doa melahirkan hajat dan harapan

Mengagungkan dengan penuh khusyuk dan tawadhuk, menghina diri

Menghina diri di hadapan cinta agungnya, agar diperhati

Air mata mengalir di pipi, jatuh ke bumi

Begitulah setiap malam yang berlalu

Di suasana kesepian malam, di dalam keheningan suasana

Pencinta-pencinta Tuhan memuja cinta agungnya, agar dia dicintai

Setelah memuja-memuji sepenuh hati

Meminta, mengharap sepuas hati

Dengan air mata dan tangisan minta dikasihi-Nya

Mereka berhenti menunggu malam

Hati sentiasa bimbang takut cinta tidak berbalas

Namun putus asa tiada, harapan sentiasa berbunga

Perhubungan tetap diteruskan

 

11.5.97

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer