warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Milikilah Bahagia Hakiki







Milikilah bahagia hakiki




Milikilah Bahagia Hakiki

 

Susah hati itu kalau diikut-ikutkan sangat ia akan parah menjadi penyakit jiwa

Dari susah hati pergi kepada sedih, dari sedih kepada derita dan sengsara,

kemudian kecewa, akhirnya putus asa

Di waktu itu kaya, pandai, jawatan tinggi, nama, glamor, ada kuasa tidak ada guna,

tidak ada erti apa-apa

Orang yang semacam ini kalau serba ada sekalipun, gelap dunianya

Setengah orang bunuh diri kerana putus asa

Mengapa dia kecewa hingga putus asa?

Padahal segala keistimewaan telah dimilikinya!

Ketahuilah memiliki keistimewaan dunia bukanlah segala-galanya

sekalipun tidak salah mempunyainya

Kebahagiaannya sementara, atau kebahagiaan tipu daya,

tidak sampai ke hujung akhirnya kecewa

Kebahagiaan bersama Tuhan adalah hakiki, sejati, kekal abadi

Tuhan adalah segala-galanya, keistimewaan dunia tidak dapat apa-apa pun tidak mengapa

Tapi kalau kehilangan Tuhan segala-galanya tidak ada erti apa-apa

Tapi kalau dapat kedua-duanya dapat Tuhan, miliki dunia pula ia menambah bahagia

Bahagia dengan Tuhan tidak cukup percaya sahaja, sekalipun banyak ibadahnya

Bahagia dengan Tuhan kenalah kenali Dia, kemudian terus takut dan cinta

Kemudian yakin pula dengan peranan Tuhan  

apa yang dilakukan-Nya kepada kita tidak sia-sia

Apa yang Tuhan lakukan kepada kita sama ada lahirnya nampak negatif atau positif

ada hikmahnya ada pengajarannya

Tuhan Maha Suci dari menganiaya

Kalau pandai menerimanya di situlah ada kebahagiaan

Jika faham apa maksud Tuhan yang dilakukan-Nya kepada kita,

kita redha, jiwa akan  tenang

  

16.7.2003 1

Menjelang Zuhur / Maghrib

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer