warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Manusia Adalah Pengemis Yang Hina







Manusia Adalah Pengemis Yang Hina




Manusia Adalah Pengemis Yang Hina

 

Semua manusia atau hamba Allah adalah pengemis

Manusia datang ke dunia tidak punya apa-apa

Untuk keperluannya, dia meminta atau tidak

Tuhanlah yang memberinya

Sama ada Tuhan beri dengan rahmat-Nya

Mahupun diberi dengan ghodhob-Nya atau istidraj atau murka-Nya

Ada yang dapat banyak, ada yang dapat sedikit

Pengemis itu ada yang tidak dapat, tidak pula merungut dan marah-marah

Tapi tidak kurang, ramai yang tidak dapat, marah-marah dan membentak-bentak

Ada yang dapat, bersyukur kepada Allah, malu dan menyembah-Nya

Yang lebih ramai, tidak tahu pun untuk bersyukur

Bahkan kebanyakannya mereka sombong dan bermegah-megah

Dapat pemberian dari Allah tidak pun mahu menyembah-Nya

Pengemis atau si fakir itu tidak sedar diri mereka fakir atau peminta sedekah

Terus lupa kepada Allah

Mereka menjadi sombong, megah

Dan menghina si fakir yang dapat sedikit

Si pengemis yang dapat sedikit sakit hati dengan pengemis yang dapat banyak

Timbullah di dalam masyarakat pengemis itu dua kelompok yang sentiasa berbalah

Satu golongan sakit hati dapat sedikit

Yang satu golongan lagi bermegah-megah dapat banyak

Pertarungan ini semakin ke hujung semakin tajam dan sengit

Mereka berbalah hasil mengemis tidak sama banyak

Golongan ini sepatutnya malu

Awak pengemis hina, terbuang, tiba-tiba diberi

Kemudian bergaduh sesama sendiri di hadapan Tuhan yang memberi

Tidak malukah peminta sedekah bergaduh sesama sendiri di hadapan pemberi sedekah?

 

Menjelang tidur

12.10.99

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer