warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Keindahan Dan Kecantikan Seorang Wanita







Keindahan Dan Kecantikan Seorang Wanita




Keindahan Dan Kecantikan Seorang Wanita

 

Malu pada seorang wanita itu sebenarnya di situlah letaknya keindahan

dan kecantikannya

Bersopan santun, berakhlak mulia, maruahnya dijaga kerana ia adalah harga dirinya

Pandai bergaul tapi tidak bebas dan terbabas

Pakaiannya kemas tapi tidak menampakkan terlalu mewah atau menunjuk-nunjuk

dan tidak pula terlalu rendah mutunya kecuali tidak ada

Berbudi bahasa, peramah dan mesra, tapi tidak mengada-ngada

Auratnya dijaga tidak didedahkan kepada yang bukan muhramnya

Matanya selalu ditundukkan terutama kepada laki-laki ajnabi kecuali perlu sahaja

Bahasa bersahaja, mengikut fitrah semulajadinya, tidak dibuat-buat atau mengada-ngada

Percakapannya dijaga, tidak menyindir-nyindir atau mengata-ngata orang

atau memuji-muji diri dan keturunannya

Suaminya dihormati dan ditaatinya, keluarga suaminya dimuliakannya

Berkasih sayang dan berlemah lembut dengan anak-anaknya tetapi tidak terlalu dimanja dan dimewah-mewahkan

Rajin bekerja dan mengemaskan rumahtangga budaya hidupnya

Beribadah dengan Tuhan tidak diabaikan bahkan istiqamah ibadahnya

Jiran dan kehormatan jiran sangat dijaga, macam menjaga keluarganya

Ketika berjalan jauh bersama muhramnya atau bersama 3 orang wanita

yang boleh dipercaya

Tidak tamak, tidak bakhil, sentiasa baik sangka  dengan suaminya

Apatah lagi cemburu dan prejudis dengan suaminya tidak ada di benak kepalanya

Jika suaminya susah, sanggup bersama-sama susah dengan suaminya

Tidak suka meminta-minta dengan suaminya kecuali terlalu perlu sahaja

Tidak suka bertanya-tanya suaminya ketika balik, “Abang ke mana? Dari mana?

Buat apa di sana? Mengapa lambat balik?”

Suaminya balik disambut dan dilayan dengan baik

Di waktu itu dia tahu dan faham apa keperluan suaminya

Hingga sikapnya itu suaminya senang, tenang, terhibur dan lapang fikirannya

Tidak meninggikan suara dengan suaminya, kalau dia bersalah cepat meminta maaf dengan suaminya

Kesalahan dan kesilapan suaminya dilupa-lupakan sahaja

Tidak mengungkit-ungkit suaminya, sekalipun di waktu dia tidak senang

dengan suaminya

Itulah kecantikan dan keindahan seorang wanita

Manalah hendak kita cari wanita semacam ini sekarang?

 

13.3.2004 – 2

Menjelang tidur

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer