warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Diri Sendiri Menjatuhkan Maruah







Diri Sendiri Menjatuhkan Maruah




Diri Sendiri Menjatuhkan Maruah

 

Manusia ini kalaulah orang lain menyelak keaibannya hingga terlihat betis atau pahanya

Wah bukan main lagi marahnya

Dia merasa diberi malu dan dijatuhkan maruahnya

Setengah orang mungkin akan disue orang itu ke mahkamah

Atau boleh jadi dipukulnya orang itu dengan sepatunya

Padahal dia sendiri yang berpakaian sengaja membuka auratnya, tidak pula terasa malu

Tidak pula terasa yang maruahnya telah terjatuh

Padahal auratnya terdedah ribuan orang yang melihatnya

Kalau orang lain yang menyelaknya dia terasa malu

Tapi dia sendiri yang membukanya terasa megah pula

Begitu juga kalau dia berpakaian menutup aurat terasa pula malu

Lebih-lebih lagi kalau dia seorang sahaja yang menutup auratnya

Dia merasa mulia bahkan berbangga kalau mendedahkan auratnya

sekalipun ribuan mata yang melihatnya

Begitulah kalau seseorang itu jika fitrahnya telah rosak

Hatinya pula telah buta dirosakkan oleh nafsunya

Kerana rasa bertuhan dan rasa kehambaan sudah tidak ada di dalam jiwanya

Maka terjadilah yang patut malu dia tidak malu

Yang patut tidak malu dia terasa malu

Perbuatan jahat terasa mulia

Perbuatan baik dia terasa terhina

Di waktu itu orang-orang yang baik dipandang serong maka tersisihlah dia

Orang yang jahat dipandang mulia bahkan bintang kehormat diberikan

Begitulah krisis nilainya berlaku di kalangan manusia

Semuanya serba terbaliknya

Segala-galanya berubah rasa dan pandangannya

Bila berlaku situasi dan kondisi ini

Perlunya seorang pemimpin yang dibantu oleh Allah

Untuk memulihkan semula fitrah manusia yang sudah rosak.

 

27.8.2000

Menjelang Tidur

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer