warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Curilah Hatiku Tuhan







Curilah Hatiku Tuhan




Curilah Hatiku Tuhan

 

Tuhan!

Hatiku ini adalah sesuatu yang sangat berharga di dalam diriku

Janganlah Engkau biarkan ia dicuri oleh syaitan dan nafsu

Adakalanya ia dicuri tanpa aku sedari

Lebih-lebih lagi jangan ia dicuri dari kesedaranku

Kalau Engkau yang mencuri secara sedar atau tidak, aku rela

Kerana ia adalah memang  kepunyaan-Mu, berhaklah Engkau mengambilnya

Sama ada saya sedar atau tidak Engkau mengambilnya, itu adalah hak Engkau

Jangan sampai syaitan atau dunia atau benda murahan yang mencurinya,

aku akan jadi hambanya

Kalau Engkau yang mengambil hatiku, jadilah aku hamba-Mu

Memanglah ia adalah kepunyaan-Mu, tidak mengapa hatiku menjadi hamba-Mu,

itu kebahagiaanku

Hatiku itu ibarat barang yang pulang ke pangkuan-Nya, memang sepatutnya

Kalau syaitan dan nafsu yang mencuri atau dunia,

aku menjadi hamba yang  tidak sepatutnya

Rebutlah segera hatiku Tuhan, agar ia tidak dicuri selain-Mu

Janganlah berlambat-lambat hatiku Engkau curi,

syaitan, nafsu dan dunia  mengambil kesempatan

Jangan sampai hatiku Engkau serahkan kepada selain-Mu

Aku akan menderita menjadi hambanya

Lebih-lebih lagi aku akan terseksa di dalam Neraka

Hatiku ini sangat mahal wahai Tuhan

Kerana padanyalah aku dapat merasa yang aku ini hamba-Mu

Aku rela dan bahagia, rasa kehambaan itu kekal kepada-Mu

Aku akan rugi dan menderita, kalau rasa kehambaan itu dicuri oleh selain-Mu

Selamatkan hatiku Tuhan, segeralah selamatkan

 

27.1.2004 1

Menjelang Zuhur

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer