warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Bagaimana Hendak Berkasih Sayang Kalau Lidah Tidak Dijaga







Bagaimana hendak berkasih sayang kalau lidah tidak dijaga




Bagaimana hendak berkasih sayang kalau lidah tidak dijaga

 

Bagaimanalah hendak berlaku hidup kasih sayang, bahagia dan harmoni?!

Lidah tidak dijaga, ia bercakap sesuka hatinya sahaja

Banyak hati-hati yang cacat

Kalau ada yang bersalah tidak ada yang hendak meminta maaf

Yang tidak bersalah tidak ada yang hendak memberi maaf bahkan berdendam pula

Kalau ada gejala-gejala masyarakat yang tidak sihat

Masing-masing menuding jari, mencari kesalahan orang

Untuk menutup kesalahannya sendiri, maka dikutuknya yang dikambing-hitamkan

Maka orang yang tidak bersalah pun terzalim dan teraniaya

Orang yang bernasib baik sombong, tidak mahu merendah diri

Yang tidak bernasib baik hasad dengki

Budaya bertimbangrasa, bertolak ansur, berlapang dada sudah mati

Yang senang, senang sendiri

Yang susah dan menderita terbiar tidak ada siapa ambil peduli

Mencari nama, glamour, kekayaan menjadi budaya

Hidup nafsi-nafsi, jaga diri sendiri

Padahal apabila kasih sayang hilang, harmoni tiada

Semua golongan hilang bahagia

Setiap orang menderita dan sengsara

Di waktu itu hendak berjumpa orang macam hendak bertemu ular, harimau dan singa

Tidak bertemu orang manusia tidak mungkin hidup keseorangan

Apabila bertemu orang aduh,

takut dan bimbang sahaja

Masing-masing prejudis satu sama lain

Bersangka jahat sesama sendiri

Aduh, bertemu pun seksa, tidak bertemu pun seksa .

 

14.7.2000

Selepas Asar - 3

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer