warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Aku Belum Mencintai Mu







Aku Belum Mencintai-Mu




Aku Belum Mencintai-Mu

 

Di segi ilmu tidak ada orang mempertikaikan wahai Tuhan

Engkau adalah cinta agung lebih patut dicintai

Engkau cinta agung diperkatakan orang

Di atas mimbar-mimbar dan di majlis-majlis pengajian

Seruan selalu disarankan cintailah Tuhan

Engkaulah yang dimaksudkan

Aku tidak pasti apakah mereka yang berkata dan menyarankan dapat merasakan

Tapi yang pasti Tuhan, aku belum merasai

Sedangkan mencintai-Mu itu menyelesaikan segala masalah

Cinta pada-Mu adalah kenyang daripada segala yang mengenyangkan

Cinta pada-Mu adalah agung, bahagia yang tiada taranya

Tenang daripada segala ketenangan

Senang daripada segala kesenangan

Cinta pada-Mu rindu yang tidak berkesudahan

Siapa merindui-Mu, segala yang dirindui tidak ada erti lagi

Rindu kepada itu semua musnah sama sekali

Begitulah wahai Tuhan, atas dasar ilmu aku akui

Tapi malang sekali aku belum merasai

Cintaku pada-Mu belum pun berbunga

Rindu dan asyik jauh sekali

Tuhan aku harap pada-Mu titiskan sedikit air cintaku pada-Mu

Jangan Engkau biarkan hatiku gersang dari mencintai-Mu

Agar Engkau yang Agung patut dicintai

Aku rasai dengan kalbuku

Supaya cinta dan kasihku kepada yang lain tidak membunuh jiwaku

Rasakanlah wahai Tuhan pada jiwaku

Engkau adalah cinta agungku

 

Selepas Subuh

11.5.97 (4 Muharram 1418)

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer