warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

Ajaran Dan Pemimpinnya Mesti Diterima Sekaligus







Ajaran Dan Pemimpinnya Mesti Diterima Sekaligus




Ajaran Dan Pemimpinnya Mesti Diterima Sekaligus

 

Belum pernah berlaku di dalam sejarah

Ada orang ingin jadi Muslim, ajaran Rasul diterima tapi peribadi Rasul tidak diterima

Apa yang berlaku di dalam sejarah, siapa yang ingin menjadi Muslim, ajarannya diterima Rasulnya juga diterima

Ajaran Rasul dan Rasul dua perkara yang tidak boleh dipisah

Tidak pernah kita dengar Rasul diterima, ajarannya tidak diterima

Begitu juga tidak pernah berlaku di dalam sejarah, ajaran Rasul diterima Rasulnya tidak diterima

Seseorang yang menjadi Muslim, ajaran Rasul dan Rasul, kedua-duanya diterima

Begitulah di zaman tidak ada Rasul

Seseorang pemimpin itu kalau ajarannya memberi kesan di dalam mengubah fikiran, jiwa dan sikap masyarakat

Sudah tentu ajarannya diterima lebih-lebih lagi kepimpinannya diterima

Tidak pernah berlaku di dalam sejarah ajaran pemimpin tanpa pemimpin boleh mengubah masyarakat

Kalau ajaran boleh mengubah masyarakat, yang punya ajaran lebih-lebih lagi diterima oleh masyarakat

Ajaran Islam tidak seperti ajaran ideologi

Sesuatu ideologi diterima dan diperjuangkan, orang tidak ambil tahu pun siapa yang punya ideologi

Orang tidak kenal pun tokoh yang punya

Tapi ajarannya diperjuangkan orang

Ini tidak berlaku kepada ajaran Islam dan perjuangannya

Kalau berlaku juga ajaran seseorang itu sangat memberi kesan maka orang itu diterima dan diajarkan kepada orang

Tapi yang punya ajaran tidak diterima, mestilah orang itu ada kepentingan peribadi

Mesti ada tujuan mencari nama atau ganjaran atau komersil

Sudah tentu dia ingin hidup di atas ajaran orang itu

Ini adalah manusia yang menipu di dalam kebenaran

Orang yang ego dan sombongnya terlalu tinggi

Orang yang tidak kenal budi orang

Orang Islam apa ini?

Itulah orang Islam yang menipu dan mengelirukan

 

Menjelang tidur

13.10.99

Tulisan ini adalah sajak yang ditulis oleh Abuya Ashaari Muhammad at Tamimi

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer