Peringkat Memuji Allah

Memuji Allah ini ada tiga peringkat:

  1. Memuji yang ada hubungan dengan Zat-Nya.
  2. Memuji yang ada hubungan dengan sifat-sifat-Nya.
  3. Memuji atas rahmat dan nikmat-Nya.

Jadi memuji Allah itu adakalanya berhubung dengan Zat-Nya, adakala berhubung dengan sifat-sifat-Nya dan adakala atas rahmat serta nikmat-Nya. Rahmat dan nikmat itu sudah kita perkatakan, yakni ada yang bersifat mata, yang bersifat akal dan bersifat rohaniah.

1. Memuji Allah di atas Zat-Nya

Contohnya:

  • "Wahai Allah, Engkau Maha Kekal."
  • "Wahai Allah, Engkau Maha Esa."
  • "Wahai Allah, Engkau tidak perlukan ruang."
  • "Wahai Allah, Zat Engkau tidak menyerupai segala yang baru."
  • "Ya Allah, Maha Suci Engkau dari mengambil tempat, berada dalam masa dunia dan Akhirat."

2. Memuji Allah berkait dengan sifat-Nya

Contohnya:

  • "Engkau Maha Pengasih, Maha Penyayang."
  • "Engkau Maha Pengampun."
  • "Engkau Maha Lemah Lembut."
  • "Engkau Maha Qahhar (keras) dan Jabbar."
  • "Engkau Maha Bersyukur, Engkau Maha Agung, Engkau Maha Tinggi, Engkau Maha Pemarah (Allah memang layak)."

Itulah pujian yang memang layak ke atas Allah.

3. Memuji Allah di atas pemurah dan penyayang-Nya (rahmat dan nikmat-Nya).

Contohnya:

  • "Pemurahnya Engkau Allah, Engkau beri aku makan, beri aku ilmu (ada hubungan dengan nikmat aqli)."
  • "Terima kasih Allah kerana kenalkan diri-Mu padaku."
  • "Terima kasih Allah kerana Engkau jadikan Engkau Allah aku (itu nikmat dan rahmat)."
  • "Terima kasih kerana memberi aku kesenangan, anak, pakaian, kesihatan, pemandangan yang indah dan macam-macam lagi."

Jadi memuji Allah itu, yang semuanya layak untuk Allah, adakalanya pada Zat-Nya, adakala pada sifat-sifat-Nya, adakala pada nikmat dan rahmat-Nya.

Referensi: Abuya Ashaari Muhammad, Peringkat Memuji Tuhan

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer