Pembaca, Penghafal Quran Dan Hadis Di Akhir Zaman


27/01/2006

Al Quran dan Hadis tidak boleh ditafsirkan secara lahir ayat,kerana Al Quran dan Hadis, fahamannya banyak yang tersirat bukan yang tersurat.Al Quran dan hadis itu banyak bersifat Jawamiul kalim. Ayatnya pendek huraiannya panjang. Pendek perkataan huraiannya panjang. Lahirnya simple huraiannya panjang. Nampaknya mendatar ilmunya luas .

Kalau orang tidak pakar bahasa Arab dan tidak dibantu dengan ilham, macam laut yang luas lagi dalam.Yang dilihat hanya buih dilaut,dan sedikit-sedikit ikan. Apa yang didasar laut, mereka tidak faham. Padahal didasar laut lebih banyak lagi khazanah-khazanah Tuhan.

Begitulah Al Quran dan Hadis, kalau orang tidak mampu mencungkil ilmu pengetahuan.Itulah yang terjadi dizaman sekarang. Orang hafal Al Quran dan Hadis, atau membaca Al Quran dan Hadis, menghuraikan Al Quran dan Hadis, tak keluar ilmu pengetahuan.

Akhirnya orang yang bukan mengaji Islam, menganggap Al Quran dan Hadis,tidak ada ilmu pengetahuan. Akhirnya mereka prejudis dengan Al Quran dan Hadis,dan jemu dengan hadis dan Al Quran. Padahal Al Quran dan Hadis tidak salah,yang salah orang yang menghuraikannya tidak faham.

Lebih-lebih lagi Al Quran dan Hadis, dijadikan peluru menembak orang.Seperti dilakukan oleh orang politik.Lagilah tidak keluar ilmu pengetahuan.Maka orang menyangka Al Quran dan Hadis untuk menghentam.Tidak ada ilmu pengetahuan yang dalam.

Ini termasuk apa yang di sabdakan oleh Rasulullah Saw:
Berapa banyak orang yang baca Al Quran, tidak dapat apa-apa daripada Al Quran, melainkan laknat Tuhan.

Banyak orang membaca Al Quran hanya membaca tulisan,tidak membaca maksud Al Quran.Kalau membaca tulisan, maksud Al Quran tidak akan dapat difaham. Kalau begitu walaupun beratus kali membaca Al Quran,tak dapat pengajaran dan keinsafan.

Macam himar membawa kitab, seperti yang diceritakan oleh Al Quran.Kalau membaca Al Quran hanya membaca lafaz yang lahir semata-mata,orang yang membaca tidak dapat ilmu pengetahuan.Tidak dapat ilmu dan pengetahuan maka tidak dapat pengajaran. Jika tidak dapat pengajaran yang punya diri tidak membuat perubahan.

Orang membaca Al Quran seperti ini hanya dapat laknat Tuhan. Membaca Al Quran bukan meniti diatas lafaz dan tulisan lahirnya seperti yang disuratkan.Membaca Al Quran mestilah menyelam ilmu dan pengetahuan untuk menjadi pengajaran, supaya peribadi yang membaca dibentuk oleh Al Quran.Agar menjadi generasi Al Quran sezaman. Selepas itu disambung oleh generasi yang kemudian.

Begitulah sambung menyambung setiap zaman.Tetapi tidak berlaku seperti yang telah disebutkan. Begitulah pembaca Al Quran diakhir zaman sudah diselewengkan.Yang menggalakan membaca Al Quran dipolitikkan, untuk mengelirukan Umat Islam supaya mereka dikatakan memperjuangkan Al Quran.Yang tukang baca dikomersialkan dan cari makan. Tukang anjur dan tukang baca orang meluat memandang. Sikap mereka tidak membayangkan generasi Al Quran tetapi membayangkan tukang-tukang cari makan diakhir zaman.

Kalau ada orang yang memperjuangkan Al Quran di segi amali, mereka-mereka yang menentang dan menjadi penghalang. Seolah-olah mereka golongan munafik melahirkan ke-Islaman, menyembunyikan kekufuran.
Sungguh susah hendak perjuangkan Islam di akhir zaman,yang hak dengan yang batil kesamaran. Sedangkan orang ramai sudah tidak ada pengetahuan, yang mana membawa kebenaran dan yang mana membawa kebatilan. Sungguh susah hendak dikenal.

syahadat

assalamualaikum.alhamdulillah dr penulisan yg anda tulis ini bagus sekali dlm memberikan pengertian kpd seseorang yg membacanya.tp hrs anda ketahui semua yg anda tulis klu tdk berdasarkan petunjuk dr allah swt, anda akan rugi dgn sendirinya.karna dlm surat an-nur adalah praduga prasangka yg menuruti dr alam pikir anda blum tentu benar.klu seandaimya umat islam yg ada diindonesia bs mengartikan makna atau kedalaman dr pada shahadat.insyaallah anda semua akan mengerti kpd hakekat yg benar dan sebenarnya yah mungkin bs jd kpd jln tarekat yg akhirnya anda bs marifat.siapa anda!dilahirkan anda kedunia utk apa dan mau kemana anda.jadikanlah rukun islam yg ada pada diri menyatu dgn kekuasaannya.agar senantiasa kita tdk terlepas jauh dr nafsu mutmaniah yaitu nafsu yg baik.kaji dan cari dlm diri.ada tiga lg kekuatan yg ada pd diri yg mungkin akan menjatuhkan diri anda sendiri.amarah,loamah,syawihah--nah tiga kekuatan inilah yg mungkin anda sendiri tdk bs mengendalikannya sekalipun menurut pandangan atau mata harfiah yg anda lihat benar tp itupun blum tentu benar menurut ketetapan tuhannya.buka surat al-araf atau lainnya diantara makhluk bergerak yg paling buruk dlm pandangan allah adalah org yg tdk mengerti.iman adalah percaya!!nah jadikanlah jg rukun iman yg ada pada diri.percaya berarti dah lihat!!klu anda percaya aja tp anda tdk lihat berarti anda sudah berbohong!!al-quran baca dan kaji kesemuanya!!!jgn seperti monyet menggulung2 kelapa tau dlmnya bagus tp kunci bukanya tdk tau!!sm aja boong anda akan rugi selamanya!!didalam diri anda sendiri ada 2 rohani dan jasmani nah rohani itu apa!!roh itu adalah sama dgn cahaya.semua bs terwujud dgn perkecepan cahaya.dlm hukum allah semuanya hrs wujud dulu baru qidam atau lainya.tol baca dan baca dan baca sekali lg kedalaman dr al-quran tsb.bacalah kitabmu cukup utk dirimu sendiri.bkn utk org lain!!klu anda sudah bershadat insyaallah apa yg anda ucapkan tdk berdasarkan praduga atau prasangka anda!!!

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer