Hadiah Tuhan Bagi Yang Bertaqwa(2)

Kuliah Perjuangan


09/07/2006

Berlaku sebaliknya, orang yang tidak bertaqwa dia disenangkan Tuhan, kadang disusahkan juga. Disenangkan mengapa, disusahkan mengapa. Adakalanya orang hidup tidak ikut jalan taqwa termasuk orang Islam, kerana dah jauh sangat dari Tuhan, hidup atas dasar quwah bukan taqwa, artinya hidup hanya usaha guna akal, kerja keras, tenaga, wang ringgit dan segala kemampuan, senang juga, adakalanya susah juga. Seolah-olah berlawanan dengan ayat tadi. Seolah tidak ada kena mengena. Sebenarnya, untuk mereka waktu senang itu istidraj. Itu bukan rezeki namanya. Sebab jadi bala di akhirat. Itu satu penipuan dari Tuhan bagi dia. Dia rasa OK. Tuhan nak tipu dia, hakekatnya itu bala. Tapi lambatlah, bala di akhirat nanti.

Adakalanya susah miskin.Bagi mereka,itu kutukan, itu hukuman. Jadi kalau jalannya bukan taqwa; dapat kesenangan juga bala, kesusahan juga bala. Dengan kesenangan dia kata aku kaya, senang, sedangkan di akhirat masuk neraka. Tapi kalau diuji di dunia lagi itu kutukan dan hukuman, kehinaan, rugi dunia akhirat. Dunia kena hukum, di akhirat kena hukum. Jadi disini kita paham orang bertaqwa diberi rizki dari sumber tidak diduga bukan utamanya di dunia tapi di akhirat. Darjat dari Tuhan. Hari ini kita kata rizki tak diduga tu dapat duit, Wang. Itu betul juga, tapi itu kecillah.

Bila Tuhan uji kita atas dasar taqwa, besar artinya. Kalau tidak untuk menaikkan darjat, itu penghapusan dosa. Itu termasuk rizki tidak diduga.

Kita bahaskan lagi supaya tak macam double standard, kalau tidak nanti macam pelik. Dalam hadist ada dikatakan : ` Siapa bertaqwa lalu dia mencari rizki tapi tak pernah senang (Makin cari rizki makin susah), sama nilainya dengan jihad fisabilillah.`

Ini hadiah yang Tuhan bagi pada orang bertaqwa.Susah dapat rizki,sama nilainya dengan jihad fisabilillah.

Kalau jihad dengan berperang, kalah menang akan susah. Artinya kalau kita kalah, dihina oleh musuh. Kalau tak tahan. Susah juga. Kalau menang pula susah. Dapat rasa megah, hilanglah pahala. Jadi yang cari rizki atas dasar taqwa tapi tak dapat-dapat, itu lebih hebat balasannya dari yang membunuh dan terbunuh (dalam perang).

Jadi kalau kes seseorang itu susah payah cari rizki tapi tidak dirizkikan Tuhan rupanya dia akan dihadiahkan Tuhan jihad fisabilliah, termasuk orang yang dapat rizki dari sumber yang tidak diduga.

Contoh katalah dapat 10 juta hari ini, esok mati apa nilainya. Tapi kalau dapat di akhirat, kekal abadi. Ada hadist mengatakan yang maksudnya: Seorang (dalam jalan taqwa), dia lihat benda cicir air liur, tak ada duit, itu penghapusan dosa. Lihat orang makan durian tepi jalan, cicir air liur tak ada duit, itu penghapusan dosa. Itulah yang dikatakan rizki yang tak diduga di akhirat. Cicir air liar tak dapat, jadi Tuhan simpan di akhirat untuk kekal abadi.yarzuku minhaisulayahtasib

Tapi kalau orang Islam yang acuh tk acuh, kalau dia senang, itu penipuan, hadiah tak bernilai di akhirat. Kalau kesusahan, itu hukuman. Di dunia lagi. Kalau orang tahu hakikat ini, orang akan kata tak apalah tak dapat dunia, yang penting di akhirat. Aku nak di akhirat.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer