Lomba debat dalam ajaran Islam

Beberapa kali saya mendengar adanya perlombaan debat, ada yang pakai bahasa Indonesia, ada yang pakai bahasa Inggris. Para ulama Islam tidak suka berdebat untuk berlomba seperti itu. Sebagai contoh, berikut ini pendapat Imam Syafi'i tentang berdebat:

”Aku sama sekali tidak berdebat dengan seorang pun, lalu aku menginginkan dia salah. Aku sama-sekali tidak pernah berbicara dengan seorang pun, kecuali aku menginginkan agar dia diberi taufiq, diberi kebenaran, diberi pertolongan, serta mendapat perlindungan dan penjagaan dari Allah Subhanahu wata’ala. Dan aku sama sekali tidak pernah berbicara dengan seorang pun, kecuali aku mengharapkan agar Allah Subhanahu wata’ala menjelaskan kebenaran melalui lidahku atau lidahnya.” (Riwayat Ibnu Hibban)

sejak beberapa tahun yang

sejak beberapa tahun yang lalu pemerintah melalu Depag mulai mengadakan lomba debat agama Islam bagi siswa SMA dan SMK tahun ini pun begitu ... lalu apa yang harus kita lakukan jika ternyata pihak sekolah sudah memilih kita untuk menjadi wakil dari ajang tersebut?

Renungan untuk menghindari

Renungan untuk menghindari perdebatan:

Rasululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda: Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari pertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar; dan (penjamin) istana di tengah-tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda. HR. Abu Daud

Ref: http://rninggalih.wordpress.com/2011/11/08/menghindari-perdebatan/

debat pada umumnya memang

debat pada umumnya memang mendekatkan pada kesombongan
dan bukan pada kebenaran.
terima kasih sudah memberi saya ilmu.
semoga Tuhan membalas kebaikan anda.

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer