Syekh Yusuf bin Isma'il an Nabhany berjumpa Rasulullah SAW

Beliau (Syekh Yusuf bin Isma'il An Nabhany)   juga menulis :  setelah mimpi yang (Mimpi ke tiga): “Saya bermimpi melihat Rosululloh  setelah mimpi yang kedua dengan jarak sekitar 5 bulan, juga setelah fajar, keadaan beliau putih bersinar sebagaimana mimpi sebelumnya. Dan dalam mimpi ini, saya melihat ada dua pena di depan beliau, salah satunya berupa ruas kayu yang masih utuh belum diraut, dan yang lain telah berkurang, tinggal seukuran lima biji, dan telah diraut dengan rautan yang tidak lurus. Maka di hatiku timbul keinginan untuk meminta pena yang kedua karena beliau sudah tidak membutuhkannya lagi, tujuanku agar aku bisa berwasiat untuk menaruhnya dalam kuburku bila aku mati untuk dapat membelaku. Tapi aku malu memintanya dari beliau secara terang-terangan sehingga aku pun berbasa-basi dahulu agar aku dapat memintanya. Aku berkata pada ,: “Apakah ini pena Anda?” Beliau pun menjawab,: “Ya, apa yang engkau inginkan darinya?” Aku pun berkata,: “Aku ingin Anda memberikannya padaku, agar ia dikubur bersamaku dalam makamku kelak”.  Maka Rosululloh  berkata (dan aku sudah merasa bahwa beliau akan  memberikannya),: “Engkau dikubur di dalam As-Syaikh Sa’iid”.
Aku pun terbangun walhamdu lillahi Robbil ‘alamin, dan dalam hatiku terbesit bahwa ada pemakaman yang bernama as-Syaikh Sa’iid. Aku pun kemudian menceritakan mimpi ini pada salah satu temanku yang sholeh, dan dia berkata,: “As-Syaikh Sa’iid adalah engkau, dan pengakuan ini dari Rosululloh , mengisyarohkan pada ucapanmu di akhir Mitsalun Na’lis Syarif :
سَعِدَ ابْنُ مَسْعُوْدٍ بِخِـدْمَةِ نَعْلِهِ     #    وَ انَـا السَّعِيْدُ بِخِدْمَتِيْ لِمِثَالِهَا
Sahabat Ibnu Mas’ud telah beruntung karena mengabdi pada sandal al Musthofa * Dan akulah orang yang beruntung karena pengabdianku pada gambarnya.

Maka aku pun gembira dengan takwil ini, semoga Alloh Ta’ala menjadikannya sebagai kenyataan. (Lihat hal. 479, dengan peringkasan).

Sumber :
  • Sa’adatud Darain fis Sholati ‘ala Sayyidil Kaunain, as-Syaikh Yusuf bin Isma’il an-Nabhaniy  hal. 493-495, 479, dan 481, cet. Darul Fikr Lebanon.
  • Lihat Juga karya beliau Wasaa’ilul Wushul ilaa Syama’ilir Rosul hal. 128-131, cet. Darul Minhaj, Lebanon). 
  • Gambar sandal Rosululloh karya Syeikh Yusuf an Nabhaniy ini juga dapat Anda temui dalam kitab adz Dzakhooir an Nabawiyyah, karya Abuya as Sayyid Muhammad bin ‘Alawiy al Malikiy al Hasaniy .
Sumber:

 

Tentang syekh Yusuf an

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer