Rasulullah bertemu Imam al-Ghazali

 

Imam Abu al-Fatah as-Sawi berkata, "Aku memasuki Masjidil Haram, dan tak lama aku terserang kantuk. Aku melihat sebuah pekarangan yang sangat luas dipenuhi oleh banyak orang. Setiap orang memegang sebuah kitab dan mereka mengelilingi seseorang. Aku bertanya tentang apa yang sedang mereka lakukan dan siapakah yang ada di tengah-tengah mereka itu. Mereka menjawab, 'Beliau adalah Nabi saw. Orang-orang itu adalah para penggagas mazhab. Mereka ingin membacakan mazhab-mazhab dan keyakinan mereka kepada Rasulullah saw. agar beliau memeriksa dan membenarkannya.

Ketika aku melihat orang-orang itu, datanglah seorang laki-laki menuju kerumunan dengan membawa kitab. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah Imam Syafi'i rahimahullah. Ia masuk ke dalam kerumunan dan mengucapkan salam kepada Rasulullah saw. Nabi menjawab salamnya serta menyambutnya, sedangkan Syafi'i duduk di hadapan beliau. Lalu ia membacakan mazhab dan akidahnya dari kitab yang ia bawa.

Setelah itu, datang seorang yang lain. Katanya, ini adalah Abu Hanifah rahimahullah. Ia membawa sebuah kitab. Ia datang mengucapkan salam, duduk di samping Syafi'i dan membacakan mazhab dan akidahnya dari kitab itu.

Lalu setelah itu semua penggagas mazhab datang hingga tinggal beberapa orang yang tersisa. Semua yang datang selanjutnya duduk di samping pendahulunya.

Ketika kerumunan itu selesai membacakan kitab-kitab mereka, tiba-tiba datang orang ahli bid'ah membawa lembaran-lembaran yang berisi catatan akidahnya yang batil. Ia berusaha memasuki kerumunan dan membacakan lembaran itu kepada Rasulullah saw., tapi salah seorang dari orang-orang yang bersama Rasulullah saw. menariknya keluar dan merampas lembaran-lembaran yang ia bawa. Lembaran-Iembaran itu dibuang dan orang itu diusir.

Ketika aku mengetahui kerumunan itu hendak bubar, aku bergegas mendekat. Aku juga membawa kitab. Lalu aku berkata kepada Rasulullah saw. 'Ini adalah kitab keyakinanku dan keyakinan semua Ahlus Sunnah. Jika engkau berkenan, aku akan membacakannya.'

Rasulullah saw. berkata, 'Apakah itu?'

'Ini adalah kitab dasar-dasar akidah yang dikarang oleh al-Ghazali,' kataku.

Beliau mengizinkan aku untuk membacakan kitab itu. Aku pun mulai membaca, 'Bismillahirrahmdnirrabim. Kitab dasar-dasar akidah memiliki empat pasal... hingga aku tiba pada pembahasan al-Ghazali tentang syahadat kepada Rasulullah saw.: sesungguhnya Allah swt. mengutus seorang nabi yang ummi (tidak dapat membaca dan menulis) kepada orang-orang Quraisy, Muhammad saw., dengan risalah-Nya yang mencakup orang-orang Arab, non-Arab, jin, dan manusia.

Ketika aku membacakan poin itu, aku melihat Rasulullah saw. tersenyum. Dan aku pun menyelesaikan pembacaan mengenai karakteristik beliau. Rasulullah melihat ke arahku dan berkata, 'Dimana al-Ghazali?'

Tiba-tiba saja al-Ghazali sudah berdiri di hadapan beliau, di tengah kerumunan itu. Ia berkata, 'Saya di sini, wahai Rasulullah saw.'

Al-Ghazali maju dan mengucapkan salam kepada Rasulullah. Beliau menjawab salam al-Ghazali dan keduanya beriabatan tangan. Al-Ghazali mencium tangan beliau, meletakkan tangan beliau di kedua pipinya, lalu ia duduk.

Aku melihat Rasulullah saw. lebih ceria mendengarkan apa yang aku baca (dasar-dasar akidah) daripada bacaan yang lain.

Aku terbangun dari mimpi, sedang air mataku masih tersisa di mata."

Catatan

 

 

ajigita@gmail.com

kalau membaca dan mendengar tentang mimpi atau sadar bisa berjumpa dengan Rosululloh. saya juga iri. kapan saya bisa?

Para pengkritik imam

Para pengkritik imam al-ghazali akan menjadi MALU kika di hari kebangkitan nanti menyaksikan secara NYATA kedtuduka al-ghazali d sisiALLAH...!!!

Para pengkritik imam

Para pengkritik imam al-ghazali akan menjadi MALU kika di hari kebangkitan nanti menyaksikan secara NYATA kedtuduka al-ghazali d sisiALLAH...!!!

smoga aq jg dpt bgian ynk

smoga aq jg dpt bgian ynk dkat sm baginda nabi muhammad saw. Nd mndptkan hidah.a nd pertologn dr allach swt. Amin.... Sofyan dr madura jawa timur

org yg senang dg kisah ini,

org yg senang dg kisah ini, insya allah trmasuk org yg dpt hidayah, sygnya cuma 2 org, smoga sy trmasuk org ketiga.

solawat dan salam untuk baginda rosulallohuaisalam

aku sangat terharu dan terpesona pada cerita ini, sungguh mulia ulama-ulama yang duduk dekat baginda jungjungan kami nabi Muhammad saw...
semoga kita termasuk umatnya yang yang diberi salam dan senyuman oleh baginda rosulallohualaihisalam
amiin

ozscaro@yahoo.com

cerita yang bagus......
sudah banyak cerita yang serupa tentang AlGhazaly.
Beliau ulama terbesar,
jangan perdulikan golongan orang2 yang mendengkinya!

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer