Rasulullah Berjumpa Imam Hasan Al Asy'ari

Imam Hasan al-Asy'ari (18) berkata, "Ketika aku tertidur pada sepuluh awal Ramadhan aku memimpikan Rasulullah saw. Beliau berkata, 'Wahai Ali, belalah mazhab yang diceritakan dariku karena ia adalah mazhab yang benar.'
Ketika aku tarbangun, aku seperti dihadapkan pada persoalan yang berat. Aku masih terus berpikir tentang mimpiku. Aku masih dibebani dengan dalil-dalil yang begitu banyak tentang persoalan ini. Pada pertengahan Ramadhan tiba, aku memimpikan Rasulullah saw. lagi. Beliau berkata,

'Apa yang telah kamu lakukan atas perintahku?'
Aku berkata kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, apa yang harus aku lakukan? Begitu banyak aliran mazhab di dalam ilmu kalam (tauhid) yang (mengaku) diceritakan darimu dan mengikuti dalil-dalil sahih dari firman Allah swt.'
Beliau berkata, 'Belalah mazhab yang diceritakan dariku karena ia benar.'
Aku terbangun dalam keadaan sedih dan menyesal. Akhirnya aku memutuskan untuk tidak mempelajari ilmu kalam19, tapi mengikuti hadits dan Al-Qur'an.
Ketika malam ke-27 Ramadhan tiba, seperti kebiasaan kami di Bashrah, para ulama dan intelektual berkumpul. Mereka mengkhatamkan Al-Qur an pada malam itu. Aku mengikuti acara mereka. Tctapi, aku terserang kantuk berat yang tidak bisa kutahan. Aku pulang. Setibanya di rumah, aku langsung tertidur. Bagiku, tidak mengikuti khataman Al-Qur'an seperti itu adalah kemalangan besar.
Aku memimpikan Rasulullah saw. Beliau berkata kepadaku,
'Apa yang telah kamu lakukan atas perintahku?' Aku berkata kepada beliau, Aku tidak lagi mempelajari ilmu kalam, dan aku menekuni Al-Qur' an dan Sunnah Nabi."
Beliau berkata,
'Apakah aku menyuruhmu meninggalkan ilmu kalam? Aku hanya menyuruhmu mengikuti mazhab yang diriwayatkan dariku karena ia benar!'
Aku berkata, 'Wahai Rasulullah, bagaimana aku bisa meninggalkan mazhab yang telah aku pelajari segala persoalannya dan aku ketahui dalil-dalilnya, sejak tiga puluh tahun yang lalu?'
Beliau berkata,
'Andai aku tidak tahu bahwa Allah swt. memberikan pertolongan langsung dari-Nya, tentu aku akan mengajarimu segala petunjuk dan bentuk-bentuk mazhab itu. Sepertinya kamu menganggap mimpi ini hanya sebagai mimpi belaka? Apakah kamu anggap mimpiku dengan Jibril adalah sekadar mimpi? (20) Kamu tidak akan bertemu denganku dalam hal ini lagi. Berusahalah karena Allah akan memberikan pertolongan langsung kepadamu."
Aku kemudian terbangun. Aku membatin, 'Selain kebenaran pastilah kesesatan.' Aku kemudian membuka-buka kembali pembahasan tentang mimpi, syafaat, dan perdebatan. Aku seperti mendapatkan sesuatu yang belum pernah aku dengar dari siapa pun atau aku baca di buku apa pun. Dan aku mengetahui bahwa itulah yang dimaksud oleh Rasulullah sebagai pertolongan langsung dari Allah swt."

(18) Ia adalah salah seorang pemuka mazhab Asy'ari. la meninggalkan masa lalunya lalu menjadi pengikut Ahlus Sunnah.
(19) Maksudnya ilmu kalam yang bersumber dari filsafat.
(20) Sekadar mimpi yang tidak wajib dilaksanakan dan tanpa konsekuensi

Artikel mengenai Abu Hasan Al

Artikel mengenai Abu Hasan Al Asy'ari , Seorang ulama yang merumuskan ilmu sifat 20
- http://en.wikipedia.org/wiki/Abu_al-Hasan_al-Ash'ari
- http://id.wikipedia.org/wiki/Abu_al-Hasan_al-Asy'ari

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer