Kisah Ke-99: Biarkanlah Dia

Ustadz Abdul Aziz Abu al-Fadhal (26) rahimahullah berkata, "Aku memimpikan Nabi saw. duduk hendak berwudhu. Anas bin Malik, pelayan beliau, berdiri di hadapan beliau membawa ceret lalu menyiramkan air untuk beliau.
Aku segera datang dan merebut ceret itu dari tangan Anas bin Malik untuk menyirami tangan beliau. Anas bin Malik marah. Ia hendak merampas kembali ceret itu dari tanganku. Tapi Nabi saw. berkata, 'Biarkan dia, Anas. Aku menginginkannya.'
Ustaz Abdul Aziz terbangun dan menceritakan mimpinya kepada kepala yayasan (syaikh al-ma'had) (27). Kata Syekh, Ada dua takwil atas mimpi ini: (1) engkau akan pergi ke Raudhah Nabi saw. dalam perjalanan ibadah haji dan umrah, atau (2) engkau akan meninggal dan bertemu dengan beliau.'
Tidak lama kemudian, Ustaz Abdul Aziz berangkat untuk melaksanakan ibadah haji, dan tidak lama setelah itu ia meninggal."

(26) Salah seorang guru penulis di Madrasah Aliyah, sekaligus sebagai wakil kepala sekolah.

(27) Ia adalah Syekh Ali al-Khuthari rabimahullAh, seorang yang saleh. Ia senantiasa membaca Al-Oufan dan pernah mengkhatamkannya dua kali dalam sebuah perjalanan ke Mekah dengan kereta api, baik ketika pergi maupun ketika pulang. Ia meninggal di Mekah.

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer