Kisah Ke-95: Basuhlah Tangannya

Abu Ja'far ash-Shaidalani berkata, "Aku memimpikan Nabi saw. dikelilingi orang-orang fakir, yakni para ahli ibadah dan orang-orang zuhud. Tiba-tiba langit terbelah. Dua orang malaikat turun. Tiap-tiap dari mereka membawa bak cuci dan ceret. Mereka meletakkan bak cuci itu di hadapan Rasulullah saw. dan mencuci tangan beliau. Lalu bak cuci itu diputar hingga semua tangan mereka dicuci. Bak cuci itu kemudian diletakkan di hadapanku. Saiah satu di antara malaikat itu berkata, Jangan cuci tangannya. Dia bukan bagian dari mereka.
Aku berkata, 'Wahai Rasulullah, bukankah engkau telah mengatakan bahwa seseorang itu berada bersama orang yang ia cintai?' (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Ahmad, dan Ibnu Hibban)
Beliau berkata, 'Benar.'
Kataku, 'Wahai Rasulullah, sungguh, aku mencintaimu dan mencintai orang-orang fakir ini.'
Rasulullah saw, berkata, 'Basuhlah tangannya, karena ia bagian dari mereka.'"

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer