Kisah Ke-76: Ibadah Hajinya Mabrur

Raja al-Mu'azhzham, ayah dari Shalahuddin al-Ayyubi, melaksanakan ibadah haji. Ketika ia tiba di Madinah, ia disambut oleh gubernur Madinah dan diperlakukan dengan perlakuan yang sangat baik.
Sang gubernur berkata kepadanya, "Aku akan membuka kamar suci untukmu, agar engkau bisa mengunjunginya secara khusus. Ini tidak didapatkan oleh orang lain, selain engkau."
Akan tetapi, Raja al-Mu'azhzham berkata, "Na'udzubillah. Sepertinya aku tidak berhak mendapat dan diperlakukan seperti ini. Biarlah aku tinggal di pinggiran masjid saja. Aku hanyalah orang yang tidak bermoral baik. Aku katakan kepada diriku: kamu tidak pantas mendapat pcrlakuan baik seperti ini, untuk mengagungkan dan memuliakan Rasulullah."
Lalu salah seorang yang saleh memimpikan Rasulullah saw. Beliau berkata, "Katakan kepada Isa,(23) Allah telah menerima ibadah hajinya dan ziarahnya. Allah telah mengampuni dosa-dosanya dan keluarganya karena penghormatan dan etikanya kepadaku."
(23) adalah nama raja al-Mu'azhzham, dan Ibrahim adalah nama kecil anaknya, Shalahuddin al-Ayyubi

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer