Kisah Ke-63: Hari Esok Harus Lebih Baik

Submitted by admin on Sat, 2012-07-21 12:49

Seorang syekh dari bani Salim berkata, "Aku memimpikan Rasulullah saw., dan aku berkata kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, bagaimana kabarmu?'
Beliau berkata, 'Kamu ingin aku mengatakan sebuah hadits untukmu?'
'Ya.' jawabku.
Beliau kemudian berkata,
"Barangsiapa yang hari-harinya sama (22) maka ia sangatlah merugi. Orang yang hari esoknya lebih buruk daripada hari ini, maka ia orang yang terlaknat. Barangsiapa yang tidak mengalami peningkatan, maka ia berada di dalam kekurangan. Dan barangsiapa yang berada di dalam kekurangan, maka kematian lebih baik untuknya."

(22) Maksudnya adalah hari ini dan han kemarin. Artinya, tidak ada perubahan yang lebih baik.

Add new comment

Filtered HTML

  • Allowed HTML tags: <a href hreflang> <em> <strong> <cite> <blockquote cite> <code> <ul type> <ol start type='1 A I'> <li> <dl> <dt> <dd> <h2 id='jump-*'> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

PingBack