Kisah Ke-63: Hari Esok Harus Lebih Baik

Seorang syekh dari bani Salim berkata, "Aku memimpikan Rasulullah saw., dan aku berkata kepada beliau, 'Wahai Rasulullah, bagaimana kabarmu?'
Beliau berkata, 'Kamu ingin aku mengatakan sebuah hadits untukmu?'
'Ya.' jawabku.
Beliau kemudian berkata,
"Barangsiapa yang hari-harinya sama (22) maka ia sangatlah merugi. Orang yang hari esoknya lebih buruk daripada hari ini, maka ia orang yang terlaknat. Barangsiapa yang tidak mengalami peningkatan, maka ia berada di dalam kekurangan. Dan barangsiapa yang berada di dalam kekurangan, maka kematian lebih baik untuknya."

(22) Maksudnya adalah hari ini dan han kemarin. Artinya, tidak ada perubahan yang lebih baik.

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer