Kisah Ke-60: Beliau Tersenyum

Syekh Abu Abdillah al-Jauzaqani berkata, "Pada suatu malam, aku tertidur. Aku bermimpi seakan manusia berbondong-bondong menuju rabath (tempat untuk belajar ilmu agama, pendidikan etika, dan moral) Abu al-Faraj al-Muqri" rahimahullah.
Aku bertanya-tanya, Ada apa dengan mereka?'
Kata mereka, Anas bin Malik mampir di rabath al-Muqri' Mendengar hal itu aku juga bergegas dan memberi tahu Imam al-Hafizh Abu al-Ala' tentang hal itu.
Abu al-Ala' sangat gembira mendengarnya. Ia membawa satu hadits dari Anas bin Malik dan bergegas pergi. Kami datang dan memasuki rabath. Ternyata di sana telah duduk Rasulullah saw. Aku perhatikan, Anas bin Malik ada di sisi kiri beliau. Kami maju dan mengucapkan salam kepada Nabi. Kami duduk di hadapan beliau.
Abu al-Ala meminta izin untuk membaca hadits yang dia bawa. Setelah diberi izin, ia membaca hadits itu dengan baik dan bacaan yang benar. Aku lihat Rasulullah tersenyum karena bahagia. Terkadang, ia melihat ke arah Abu al-Ala', terkadang ke arahku.
Bangun dari tidur, aku segera berwudhu dan melaksanakan shalat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah swt. yang telah menganugerahkan mimpi itu."

Post new comment

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer