warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

02120 23. Imam Mahdi Dicari Ke Sana Ke Mari





02120 23. Imam Mahdi Dicari Ke Sana Ke Mari


A. Kata sahabat RA,

Sebelum al-Mahdi muncul, perdagangan-perdagangan terus terhenti, jalan-jalan banyak yang terputus dan kerap berlaku bencana. Setelah itu ada tujuh panji-panji daripada tujuh pasukan, yang secara kebetulan, sama-sama mencari al-Mahdi. Dari setiap kelompok ini ada kira-kira 33 hingga 39 orang yang berjanji untuk menemukan al-Mahdi. Mereka dan pasukan masing-masing terus mencari dan akhirnya menemui al-Mahdi di Makkah. Sebahagian dari mereka ada yang bertanya kepada yang lain, Apa perlunya kita datang ke sini? Sebahagian yang lain menjawab, Kita datang untuk mencari orang yang layak diserahi tugas untuk menamatkan bencana-bencana ini dan yang akan menakluki Kostantinople. Kata yang lain pula, Kita telah mengetahui namanya, nama ayah dan ibunya serta pasukan perangnya. Mereka terus mencari dan akhirnya bertemu di Makkah. Mereka menegurnya, Engkau adalah Muhammad bin Abdullah. Tetapi al-Mahdi menafikannya malah melarikan diri ke Madinah. Kemudian dia kembali semula ke Makkah, sedangkan mereka ketika itu sedang berkeliaran di Hajarul Aswad. Lalu ahli-ahli kumpulan itu berkata, Dosa kami berada di tanganmu, roh kami berada di pundakmu, maka oleh itu, hulurkanlah tanganmu untuk kami baiat. Sebab tentera as-Sufyani sudah kelihatan menuju ke sini untuk membunuh kita. Seorang lelaki dari Tanah Suci tadi lantas duduk di antara Hajarul Aswad dan Maqam Ibrahim, lalu menghulurkan tangannya dan terus dibaiat. Di sinilah Allah mempertemukan kekasih-Nya dengan umat manusia, yang kemudian mereka berjalan bersama-sama (menuju ke Syam). Mereka ini amat berani pada siangnya dan amat ditakuti pada malamnya.

Artikel ini adalah bagian dari buku Imam Mahdi : Rahasia Kegemilangan Umat Islam pada Zaman Modern karangan Ustadz Hawari bin Abdul Malik

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer