warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

02039 9. Kekhalifahan Imam Mahdi Sudah Ditunjuk Oleh Nabi SAW





02039 9. Kekhalifahan Imam Mahdi Sudah Ditunjuk Oleh Nabi SAW



A. Dari Abu Said al-Khudri RA dari Nabi SAW bersabda,

“Di antara khalifah kamu adalah seorang khalifah yang mencurahkan harta-benda tanpa mengira-ngira.” ( Muslim)

B. Dari Abu Hurairah RA berkata, Nabi SAW bersabda,

“Jika umur dunia ini tidak tinggal melainkan sehari sahaja, pasti akan dipanjangkan oleh Allah hari itu sehingga dia memerintah.”        (At-Tarmizi)

C. Ibrahim bin Maisarah RH berkata,

“Aku bertanya kepada Tawus, “Adakah Umar bin Abdul Aziz itu Al-Mahdi?” Jawabnya, “Dia seorang (khalifah) yang mendapat petunjuk, tetapi bukannya Al-Mahdi kerana dia tidak memenuhi semua ciri-ciri keadilan.”

Salah satu syarat untuk membuktikan seseorang itu adalah pemimpin yang benar-benar adil dan dipilih oleh Allah untuk memerintah manusia pada zamannya ialah naiknya sebagai pemimpin sudah pun ditunjuk oleh orang yang terdahulu daripadanya, sama ada oleh Rasulullah SAW sendiri, oleh para ulama terdahulunya atau para wali yang ada sejenak sebelum mereka lahir lagi.

Itulah tanda yang jelas bahawa pemimpin berkenaan adalah orang yang dilantik oleh Allah. Setiap orang Allah, kelahirannya sahaja sudah disebutkan oleh orang-orang yang terdahulu daripadanya. Dalam kes Imam Mahdi ini, orang yang menunjukkan kemunculannya adalah Rasulullah SAW sendiri. Oleh itu, naiknya Imam Mahdi sebagai pemimpin umat pada zaman ini adalah lebih aula daripada naiknya mana-mana pemimpin melalui cara pilihan raya atau mana-mana sistem yang sedang kita gunakan.

Mana lebih patut kita dahulukan, melantik pemimpin yang dipilih oleh majoriti rakyatkah atau melantik pemimpin yang dipilih oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW, nabi kita? Jawapannya ada pada kita dan semua orang pun tahu. Jadi, apa yang mahu kita tunggu lagi?

Artikel ini adalah bagian dari buku Imam Mahdi : Rahasia Kegemilangan Umat Islam pada Zaman Modern karangan Ustadz Hawari bin Abdul Malik

imam mahdi

Pergeseran pemikiran, atau bisa juga disebut cara berfikir, akan berkembang dari zaman ke zaman. Indikasinya seperti diriwayatkan oleh Abu Dawud bahwa akan muncul pada setiap awal seratus tahun, seorang mujadid pada setiap ummat. Agama atau keyakinan terhadap berbagai aspek kehidupan, tidak pernah tinggal diam atau statis. Sumber-sumber dari dokumen lama (Al Quran dan Al Hadits)bila didiamkan apa adanya, maka agama, sebagai rujukan kehidupan itu, tidak akan mencapai tujuan akhirnya. Itulah sebabnya munculnya berbagai keilmuan yg berpangkal dari Al Quran, karena akal manusia terus bergerak dlm gerakan kecerdasan. Jenis jenis keyakinan yg bersifat esoteris (kerahasiaan, termasuk ihwal Imam Mahdi)yg dimiliki oleh aliran sufistis dgn fokus pahala dan surga, tak akan mampu menguak manusia dari tidur dg mimpi-mimpi indahnya. Yg mampu menguaknya adalah pergerakan yg realistis, nyata, konkret atau upaya ketika kita jaga, membuka mata, merasakan tarikan nafas dan denyut nadi. Imam Mahdi adalah salah satu gagasan agama yg sama sekali tidak diapproved oleh Al Quran. Pewaris bumi dlm arti tujuan untuk kesejahteraan hidup di dua dimensi (Ad Dun-ya wal akhirah)adalah ada pada orang, kumpulan orang (ummat) yg shalih, demikian Allah telah menyatakan hal itu jauh sebelum Islam diluncurkan ke bumi. WALAQD KATABNAA FIZZABUUTI MIN BA'DI DZIKRI ANNAL ARDHA YURITSUHAA 'IBAADIYASH-SHAALIHUUN.(=Sudah Kami catat dlm Zabur(kpd nabi Dawud), setelah Taurat (kpd nabi Musa) bahwa pewaris bumi ini adalah hamba-hamba yg shalih/bekerja dg benar. QS21:105)

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer