warning: Creating default object from empty value in /usr/home/www/hikmah/html/program/lib.php on line 582.

02034 4. Orang Yang Hidup Pada Zaman Imam Mahdi Sangatlah Beruntung





02034 4. Orang Yang Hidup Pada Zaman Imam Mahdi Sangatlah Beruntung



A. Sabda Nabi SAW,

“Setiap umatku yang lahir pada kemudian akan diberikan pahala (sebanyak) 50 (kali pahala) orang sahabat.”

Hadis ini sebenarnya adalah merupakan penjelasan kepada ucapan yang dibuat oleh Imam Ibnu Sirin tadi. Di sini disebutkan pahala yang akan mereka terima, adalah 50 kali lebih banyak daripada apa yang diterima oleh para sahabat RA. Kenapa boleh terjadi yang demikian?

  1. Mereka adalah golongan yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya sedangkan mereka tidak pernah melihat Nabi SAW. Maka patutlah mereka mendapat lebih banyak pahala daripada Allah.
  2. Mereka ditimpa kesusahan hanya semata-mata kerana mereka mempertahankan iman mereka itu tadi.
  3. Mereka tetap berpegang teguh dengan keyakinan dan pendirian itu, dan iman mereka tidak pernah berganjak. Dari segi logiknya, mereka memang layak untuk menerima lebih banyak pahala.
  4. Mereka terpaksa menanggung sendiri kesusahan dan kepayahan akibat mempertahankan iman, tanpa ada pembela yang akan membela mereka atau menyelamatkan mereka. Masing-masing terpaksa berjuang sendirian, menyelamatkan iman sendirian dan saling membela diri sendiri. Tidak ada rasul bersama-sama mereka. Rasul yang ada bersama mereka hanyalah ‘ajaran-ajaran’ yang jauh tertanam di dalam hati dan iman mereka yang teguh.
  5. Mereka ibarat anak yatim, tiada ‘berbapa’. Jika para sahabat dahulu, ada Rasulullah SAW yang akan membela mereka, sedangkan umat akhir zaman ini tiada lagi Rasulullah SAW yang akan membela mereka, kerana Rasulullah SAW sudah lama wafat.

Pahala yang dimaksudkan di sini, bukanlah dengan erti mereka lebih afdhal daripada sahabat RA. Pahala yang dimaksudkan itu adalah semata-mata pahala, dan itu tidaklah menjadi suatu sebab untuk membolehkan mereka mengatasi para sahabat RA. Jika pahala dijadikan ukuran, umat zaman dahulu lebih layak mendapat pahala yang lebih banyak daripada kita pada hari ini, yang rata-ratanya berumur pendek dan lemah dari segi tenaganya.

Artikel ini adalah bagian dari buku Imam Mahdi : Rahasia Kegemilangan Umat Islam pada Zaman Modern karangan Ustadz Hawari bin Abdul Malik

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer